Image

Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Umroh oleh Kemenag

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan akan melakukan evaluasi kebijakan penyelenggaraan umroh dalam masa pandemi.

"Nanti akan kita evaluasi lagi. Tentu sambil berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 supaya penyelenggaraan umroh tetap aman bagi jemaah," ujar Menag Yaqut saat menerima perwakilan asosiasi-asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) di Kantor Kementerian Agama, Senin (15/2/2021).

Fenomena buka tutup kebijakan penyelenggaraan umroh di masa pandemi menjadi hal yang lumrah sebagai bukti keseriusan pemerintah Arab Saudi.

Menag yang sering disapa dengan panggilan Gus Yaqut juga mengajak seluruh pihak memanfaatkan momen penutupan akses umroh ini untuk melakukan evaluasi. "Jadi nanti kalau Saudi sudah membuka kembali akses umrah, kita sudah bisa betul-betul siap," tutur Menag yang didampingi Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Kemenag Arfi Hatim.

Ia juga mengingatkan PPIU agar dapat membantu pemerintah untuk menyukseskan kebijakan penyelenggaraan umroh di masa pandemi.

"Kami benar-benar meminta PPIU untuk dapat mengedukasi jemaah Indonesia bila nanti umroh dibuka lagi. Jangan sampai saat di tanah suci, jemaah masih ada yang kedapatan coba-coba tidak menaati protokol kesehatan. Menurut laporan, masih banyak yang ketahuan melanggar di sana," pesan Menag.

Selain itu, yang paling penting adalah untuk terus memberi edukasi kepada para calon jemaah umroh mengenai disiplin protokol kesehatan. Gus Yaqut menambahkan, ia berharap jemaah umroh Indonesia bisa menjadi contoh bagi jemaah lainnya di dunia.


Sumber: news.detik.com


Tag: berita umroh, kebijakan, pandemi

Muslimpergi
Customer Service

CS MuslimPergi
Assalamu'alaikum 👋

Ada yang bisa kami bantu?
×
Chat with Us